Kisanak @_bje

Seorang yang terlahir dengan nama gonta-ganti: Sujibto, Sucipto, Achmad Cipto Junaidi dan terakhir (seperti resmi tercatat dalam akte kelahiran) B.J. Sujibto, yang kemudian dicarikan nama panjangnya menjadi Bernando J. Sujibto alias Bje. Tak betah di rumah dan masih terus menggelandang dari tempat ke tempat: Tanggulun, Annuqayah, Pare, Yogyakarta, Amerika, Australia, Turkey dan entah kemana lagi, yang pasti terakhir ke kuburan.

Kesehariannya dihabiskan untuk membaca, bergerak dan banyak menulis. Terlibat di beberapa gerakan perdamaian pemuda di Jogja bersama Komunitas Peace Generation dan bersama teman-temannya menginisiasi Rainbow for Peace (2013) juga bersama PlayPlus Indonesia (2013). Hingga sekarang menekuni bacaan dan penelitian perdamaian dan peacebuilding, juga  tertarik dengan sosiologi design fiction dan literary field. Bersama beberapa teman, menghadirkan Turkish Spirit (http://www.turkishspirits.org/). media publikasi online oleh pelajar-pelajar Indonesia di Turki. Menulis sejumlah buku bunga rampai dan buku-buku lain. Berguru kepada semua orang, alam semesta dan mayapada dan banyak belajar kehidupan kepada (alm.) K.H.A Hamidi Hasan dan (alm.) K.H. Zainal Arifin Thoha. Menyukai Orhan Pamuk dan bahasanya.

Untuk tegur-sapa:
Email :    bje_soejibto@yahoo.com
Twitter:  @_bje
Instagram: @bjeben
Facebook: Bernando J. Sujibto

2 comments:

Ibrizah Maulidiyah said...

wow.... perjalanan hidup yang bikin iri kak :-)

Bernando J. Sujibto said...

Heheehe.... itu hanya riwayat tak perlu dari orang kecil sepertiku dek. Selamat beriang gembira di sana.